Tanya Jawab Edukasi Kesehatan Dialisis

▶ I. Pedoman Perawatan Kesehatan untuk Penyakit Kardiovaskular (Hipertensi, Penyakit Jantung, Stroke)
Catatan:
(a) Musim semi dan musim dingin adalah musim di mana pendarahan otak lebih sering terjadi. Namun, suhu rendah dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tekanan darah meningkat, sehingga menjaga tubuh tetap hangat sangat penting.
(ii) Hindari aktivitas mendadak (misalnya, sembelit), ketegangan, kegembiraan, dan olahraga berat.
(iii) Tekanan darah, gula darah, dan kolesterol darah harus dipantau secara teratur, dan obat harus diminum tepat waktu.
(iv) Jika Anda mengalami salah satu tanda penyakit kardiovaskular berikut, segera cari pertolongan medis: 1. Kelumpuhan wajah atau kelopak mata yang terkulai 2. Kelemahan atau mati rasa pada satu atau kedua anggota tubuh 3. Kebingungan atau bahkan koma 4. Bicara cadel atau kesulitan berkomunikasi 5. Pusing, muntah, atau sakit kepala 6. Nyeri dada, sesak dada, atau sesak napas 7. Jantung berdebar, keringat malam, atau kesulitan bernapas
(v) Hindari mandi air panas; sebaiknya mandi dengan pancuran, dan suhu airnya tidak boleh terlalu tinggi.
▶ II. Panduan Perawatan Kulit Gatal
Penyebab utama gatal-gatal di musim dingin meliputi penuaan kulit, terlalu sering mandi, jenis kulit kering, dan rendahnya sekresi kulit di musim dingin.
Catatan :
(a) Pada musim dingin, sebaiknya mandi 2 sampai 3 kali seminggu, dan kurangi penggunaan sabun serta mandi di mata air panas belerang.
(ii) Hindari mandi air panas karena dapat menyebabkan kulit kering.
(iii) Setelah mandi, Anda dapat menggunakan zat berminyak untuk melembapkan kulit Anda, seperti minyak zaitun, lanolin, dan krim pelembap.
(iv) Pakaian sebaiknya terbuat terutama dari katun, menghindari wol dan nilon, yang dapat menyebabkan kulit gatal.
(v) Jangan menggaruk saat kulit terasa gatal. Sebaliknya, tepuk-tepuk dengan lembut atau oleskan es untuk meredakan rasa gatal.
▶ III. Prinsip-prinsip Perawatan Kesehatan untuk Perdarahan Saluran Pencernaan
Musim dingin merupakan musim berisiko tinggi terjadinya pendarahan saluran pencernaan, yang umumnya terlihat pada tukak lambung dan duodenum.
Catatan:
(a) Gejala pendarahan: terutama muntah darah dan feses berdarah, yang dapat menyebabkan penglihatan kabur, jantung berdebar, bahkan pusing, kulit pucat, dan penurunan tekanan darah.
(ii) Hindari mengonsumsi makanan yang mengiritasi dan sulit dicerna seperti minuman beralkohol, kopi, cabai, kari, dan lada.
(iii) Mereka yang memiliki riwayat pendarahan saluran pencernaan harus menghindari mengangkat benda berat, mengalami fluktuasi emosi yang berlebihan, dan aktivitas fisik yang berlebihan.
★Metode pencegahan dan perawatan kesehatan:
Istirahatlah yang cukup, pertahankan gaya hidup teratur, dan hindari begadang dan bekerja terlalu keras. Makanlah dalam porsi kecil dan sering, serta hindari makanan yang terlalu dingin, terlalu panas, atau terlalu pedas. Gunakan metode memasak yang mudah dicerna seperti mengukus, merebus, dan menumis. Jaga suasana hati yang ceria dan kurangi kekhawatiran yang tidak perlu.